MOZAIK KEPARIWISATAAN KALIMANTAN TENGAH

MOZAIK KEPARIWISATAAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

 

 

BUDAYA TARI "WADIAN"

IRUANG WUNRUNG

Oleh : SYAMSUDDIN RUDIANNOOR

 

.

KATA PENGANTAR

 

Buku sederhana ini diberi judul “MOZAIK KEPARIWISATAAN KALIMANTAN TENGAH”. Karya kecil ini  merupakan kumpulan tulisan  sejak tahun 1990 dan telah dipublikasikan oleh beberapa media massa lokal maupun nasional.

Dalam penyajiannya sebagai buku, artikel yang disuguhkan disusun  berdasarkan tahun pemuatan di media massa sehingga topik pembahasan menjadi tidak beraturan.

Semoga upaya mempublikasikan buku ini dapat menambah wawasan tentang Kepariwisataan Kalimantan Tengah terutama dinamika, tantangan dan hambatan pengembangannya sejak awal tahun sembilan puluhan.

Atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

Buntok,  3  Juni  2002

Penulis,

SYAMSUDDIN  RUDIANNOOR

 

 

.

.

 

DAFTAR ISI

 

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

1.   KALIMANTAN TENGAH BERBENAH DIRI

2.   PERKOSAAN  SEBAGAI  ATRAKSI  WISATA

3.   PENGEMBANGAN  DAN  TANTANGAN PARIWISATA   DI   KALIMANTAN TENGAH

4.   BAGAIMANA  KALAU  MENGEMBANGKAN  PRAMUKA   SAKA  PARIWISATA

5. BAGAIMANA  MENGUNJUNGI  OBYEK     WISATA   DI  PALANGKA  RAYA

6. ASET-ASET  WISATA  KAWASAN  TAMAN NASIONAL   TANJUNG   PUTING

7.  YANG  MENARIK  DARI  DESA  TUMBANG  KURIK

8.  MENGENAL  TAMAN  WISATA  DANAU    TAHAI   DI   PALANGKA  RAYA

9. ORANG  DAYAK  MEMANCING  IKAN  DARI DALAM  KELAMBU

10.  MANAJEMEN   “ORANG  UTAN”

11.   MENGINTIP  “PRIMADONA”  TANJUNG     PUTING   KALIMANTAN  TENGAH

12.   BATU  KECUBUNG  PANGKALAN  BUN

13.   TUDUNG SAJI BERMANIK PANGKALAN BUN

14.   KUMAI PERLU MUSEUM TANJUNG PUTING

15.   PROMOSI  EFEKTIF  PARIWISATA KALIMANTAN  TENGAH

16.  ORGANISASI  KELOTOK WISATA   KOTAWARINGIN  BARAT

17.  KALENDER  PARIWISATA  KOTAWARINGIN BARAT

18.  KAWASAN  TANJUNG  KELUANG,  ASET NASIONAL  YANG   TERABAIKAN

19.   KISAH  KOBAR  MENEMUKAN   DAN        KEHILANGAN  OBYEK   DAN  DAYA  TARIK WISATANYA

20.   TANJUNG PUTING :  REFLECTION OF “EDAN”

21.  TANJUNG  PUTING  BESAR  KARENA  ISU

22.  DONASI   DALAM   PARIWISATA  KOTAWARINGIN  BARAT

23.  PUSAT   INFORMASI   PARIWISATA KOTAWARINGIN  BARAT

24.   MAKAM  KIYAI GEDE DIMATA WISATAWAN

25.  KUMAI BUTUH MUSEUM TANJUNG  PUTING (2)

26.   DAYAK  BAWO  UNTUK  PARIWISATA

27. BABAK  BARU  WISATA  PESISIR KOTAWARINGIN   BARAT

.

.

1

KALIMANTAN TENGAH BERBENAH DIRI *)

Oleh : SYAMSUDDIN RUDIANNOOR

.

.

A.  TAHUN PERTAMA REPELITA V

Hasil-hasil  pembangunan Sektor Pariwisata Kalimantan Tengah selama Tahun Pertama Repelita V antara lain telah berhasil melanjutkan dan mengembangkan beberapa fasilitas pariwisata di obyek  wisata Bukit Tangkiling, seperti membuat jalan paving stone, jalan  setapak dan beberapa pondok pandang, rehabilitasi jembatan, pembuatan shelter-shelter, tempat berteduh, menara air dan fasilitas lainnya.

Di obyek wisata Upun Batu / Batu Suli telah dibangun fasilitas wisata seperti dermaga mini, beberapa shelter dan pondok pandang. Didesa Tumbang Kurik telah dibangun dermaga apung, penataan  halaman, sarana air bersih dan rehabilitasi rumah betang desa Tumbang  Kurik. Sedangkan di Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya telah dibangun  Pintu Gerbang Pantan dan jalan handre block.

Hasil-hasil  pembangunan kepariwisataan yang telah    dilakukan    di   Kalimantan   Tengah namun bersifat non fisik diantaranya  meliputi keberhasilan melaksanakan penelitian (observasi, survei) dalam usaha pengembangan obyek-obyek wisata potensial di beberapa Daerah Tingkat  II  di  Kalimantan Tengah.  Telah mengadakan  kursus  dan  penataran tentang pariwisata dan industri pariwisata. Mengadakan beberapa kali peliputan (TVRI) dalam rangka Promosi Seni Budaya Daerah Kalimantan Tengah guna terus meningkatkan peranan kepariwisataan dalam  mensukseskan pelaksanaan program pembangunan daerah dan dalam usaha pelestarian seni budaya daerah. Mengadakan Kampanye Sadar Wisata  sebagai  salah satu usaha untuk menanamkan pengertian masyarakat secara luas tentang  pariwisata khususnya tentang Sapta Pesona  Pariwisata. Dan berapa  waktu lalu Kalimantan Tengah, khususnya kota Palangka  Raya telah  berhasil  menyelenggarakan Rapat Koordinasi Wilayah  Tujuan Wisata (WTW)   “E”  se Kalimantan.

.

B.  TAHUN KEDUA REPELITA V

Dalam  tahun  kedua  Repelita V, pembangunan pariwisata  di Kalimantan  Tengah adalah terus melanjutkan pembangunan obyek-obyek wisata  yang selama ini telah ada, melanjutkan pengembangannya dan mengadakan  inventarisasi,  perencanaan dan penyusunan  desain  pariwisata Danau Sembuluh di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Pembangunan  yang bersifat non fisik  selama tahun kedua Repelita V adalah mengadakan Penataran/Kursus Kepariwisataan,  Pagelaran  Tari dan Lagu Daerah Kalimantan Tengah dalam rangka Hari Ulang Tahun TMII di  Jakarta  dan Lomba Tari dan Nyanyi Daerah se  Kalimantan  Tengah dalam rangka Hari Jadi Provinsi Kalimantan Tengah  ke-33  Tahun 1990 di  Palangka Raya. Juga telah mengadakan Pagelaran  Kesenian Daerah Kalimantan Tengah  pada Pekan Raya Jakarta Tahun 1990 di Jakarta, Peliputan  dan Promosi Seni Budaya Kalimantan Tengah melalui  media audio-visual serta melakukan kegiatan pemasaran industri pariwisata guna  mensukseskan program pembangunan di daerah Kalimantan  Tengah.  Sedangkan  untuk bulan September 1990  nanti,  Provinsi  Kalimantan Tengah akan ikut serta dalam Even Besar Indo Tourism di Jakarta.

.

C.  PENUTUP

Untuk  Tahun  Anggaran 1991/1992, Dinas Pariwisata Provinsi Daerah  Tingkat I Kalimantan Tengah telah menyampaikan  Usulan  program / proyek  kepada Gubernur Kepala Daerah Tingkat  I Kalimantan Tengah  cq. Ketua BAPPEDA Tingkat I Kalimantan Tengah.  Usulan  program/proyek dimaksud diharapkan dapat terbagi kedalam 3 (tiga) buah proyek, yang masing-masing sebagai berikut :

  1. Proyek Pembangunan Pariwisata di Daerah Tingkat II Kotawaringin Barat,  Palangka  Raya dan Kotawaringin Timur dengan  rencana anggaran sebesar   Rp. 501.000.000,-
  2. Proyek  Peningkatan  Fasilitas dan  Prasarana Fisik  Dinas Pariwisata   Provinsi   Dati  I  Kalimantan Tengah   sebesar    Rp. 434.946.000,-
  3. Proyek  Peningkatan  Promosi  dan  Pembinaan Industri Pariwisata  di  Kalimantan Tengah sebagai proyek baru dan direncanakan  bernilai  Rp. 380.000.000,-

Jumlah keseluruhan rencana biaya ketiga proyek tersebut untuk  Tahun  Anggaran 1991 / 1992 adalah  Rp. 1.316.446.000,- dengan  alasan  pengusulannya adalah :

  1. Mengharapkan  Daerah  Kalimantan Tengah segera  menjadi Daerah Tujuan Wisata (DTW) sebagaimana provinsi lain di Kalimantan.
  2. Dalam rangka menyongsong dan mensukseskan Program Tahun Kunjung­an Wisata Indonesia 1991 dan Tahun Kunjungan Wisata Asean 1992.
  3. Agar kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara ke Kalimantan  Tengah dapat meningkat  dengan  pesat.

3.

(Syamsuddin Rudiannoor)

*)   Dimuat  Tabloid   PESONA INDONESIA,  Jakarta,   Nomor. XX  EDISI  03-13 Agustus 1990, halaman 8.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s